Pengikut

Rabu, 23 November 2011

MAMPUKAH MUSLIMAH ZAMAN SEKARANG HIDUP DENGAN SUNNAH RASULULLAH S.A.W?


Rasulullah Muhammad Saw adalah nabi terakhir yang ditunjuk oleh Allah Swt untuk menegakkan agama Islam di dunia sebagai petunjuk bagi umat manusia sebelum menghadapi hari akhir. Nabi Muhammad Saw adalah pemimpin, pemberi petunjuk dan panutan bagi kaum Muslimin. Tindakan-tindakannya, secara pribadi maupun di depan publik, selalu mendapat bimbingan dari Allah Swt sehingga ia menjadi lambang bagi orang yang berbudi luhur, berperilaku dan berkarakter mulia.

Rasulullah Saw dicintai dan dihormati oleh generasi pertama kaum Muslimin yang meniru, mengagumi dan mencontoh perbuatan serta sikap Rasulullah Saw dalam kehidupan mereka sehai-hari. Dalam Al-Quran Surat Ali Imran ayat 31 disebutkan;

"Katakanlah: Jika memang kamu cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepada kamu dan akan diampuniNya dosa-dosa kamu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi penyayang."

Kecintaan dan kasih sayang Allah Swt pada seorang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, tergantung pada tingkat kecintaan dan kepatuhan seorang mukmin pada Rasulullah Muhammad Saw. Kecintaan dan kepatuhan itu harus tercermin dalam cara hidup mereka dengan mencontoh kebiasaan, kualitas dan kepribadian Rasulullah Saw.

Kaum Muslimin menghadapi tantangan dan tekanan yang berat untuk memegang teguh keyakinan mereka atau keyakinan itu akan luntur oleh gaya hidup sekular. Berbeda dengan zaman Rasulullah Saw, para sahabat secara otomatis dan dengan sepenuh hati menjalankan Sunnah Rasulullah Saw. Sekarang, zamannya sudah berubah, menerapkan Sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri bagi banyak kaum Muslimin. Beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain;

  1. Modernisasi Perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan, penerbangan, teknologi dan industrialisasi membuat kehidupan menjadi serba cepat dan riuh. Seseorang akan dipandang kuno atau primitif jika memiliih menerapkan metode-metode yang usang, yang ditemukan berabad-abad yang lalu dan bukan metode hasil penemuan riset yang modern, berdasarkan data dan penemuan ilmiah. Di jaman modern ini, para lelaki Muslim lebih senang mencukur jenggotnya daripada menumbuhkan jenggot.
  2. Tekanan Lingkungan dan Budaya Korporat Di jaman sekarang hampir setiap orang bekerja untuk mencari nafkah-mulai dari orang-orang tua, kaum perempuan, remaja bahkan kadang anak-anak. Kehidupan mereka hanya berkutat di seputar bagaimana mengejar karir dan menapaki jenjang karir di perusahaan. Orang enggan berkompromi terhadap karir mereka ketika praktek-praktek sunnah menjadi kendala dalam karir mereka. Contohnya, seorang muslimah mungkin tidak diijinkan mengenakan jilbab di tempatnya bekerja atau harus protes dulu agar ia boleh mengenakan rok panjang sesuai ajaran Islam.
  3. Tradisi dan Budaya Banyak kaum Muslimin yang ingin mempraktekkan ajaran Islam harus menghadapi tekanan dari generasi Muslim yang lebih tua dalam lingkungan etnis maupun geografis mereka. Generasi tua itu kadang memberikan preferensi tentang Sunnah Rasulullah yang sudah dicampuradukkan dengan budaya mereka.
  4. Invasi Teknologi Peralatan teknologi dan informasi yang berkembang sekarang ini memungkinkan gambar-gambar, rekaman video dan material lainnya ditonton dan dinikmati bersama orang lain di manapun, kapanpun. Tak terkecuali material-material yang eksplisit dan tidak layak disaksikan. Kaum Muslimin zaman sekarang ditantang untuk menjalankan Sunnah Rasulullah di tengah maraknya fitnah terhadap Islam dan kaum Muslimin itu sendiri. Misalnya, bagaimana seorang lelaki Muslim tertantang untuk menundukkan pandangannya ketika melihat gambar-gambar perempuan yang provokatif yang bertebaran di sekeliling mereka bahwa di telepon genggam saat mereka sedang membaca informasi-informasi.
  5. Kelompok-Kelompok Islam yang Menyimpang Kaum Muslimin harus berhati-hati karena banyak kelompok-kelompok Muslim yang tergelincir melakukan penyimpangan ajaran Islam dan melakukan bid'ah. Seseorang yang melakukan tindakan yang tidak ada dasar ajarannya dalam Islam dan tidak pernah dicontohkan Rasulullah maka ia sudah jauh dari sunnah.

Mengatasi tantangan-tantangan itu agar kita tetap berpegang pada Sunnah Rasulullah Saw bukan pekerjaan yang gampang bagi umat Islam di zaman sekarang ini. Mereka bukan hanya harus menjaga keyakinan agama mereka dari gerusan modernisme dan dari godaan duniawi tapi juga harus berjuang melalui perbuatan dan perilaku mereka untuk membuktikan bahwa Islam adalah agama yang praktis dan mudah diimplementasikan dalam situasi zaman apapun.

Tantangan Kehidupan Modern Bagi Muslimah

Sekarang ini, banyak Muslimah yang taat menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan keseharian mereka, terjun ke dunia dakwah. Para Muslimah ini juga begitu bersemangat untuk tetap memelihara dan mengikuti Sunnah Rasulullah, terutama yang berkaitan dengan kehidupan mereka sebagai perempuan.

Islam memberi garis batas tegas soal gender. Misalnya, menunaikan salat di masjid lebih disarankan bagi kaum lelaki Muslim dan bukan bagi kaum perempuan. Para Muslimah oleh sebab itu, harus mencontoh kehidupan para perempuan dalam lingkungan Rasulullah Saw, yang mematuhi dan mempraktekkan agama Islam berdasarkan bimbingannya, untuk mendapatkan tuntunan dalam menerapkan Sunnah Rasulullah Saw dalam konteks kehidupan di masa kini.

Para perempuan mulia di lingkungan Rasulullah Saw yang paling utama dijadikan panutan adalah para isteri dan anak-anak perempuan Rasulullah Saw. Beberapa diantara mereka memiliki keahlian yang mumpuni dalam masalah hukum Islam.

Di jaman sekarang, tantangan terbesar bagi kaum perempuan dalam level global ketika mereka memilih untuk menerapkan Sunnah Rasulullah sebagai cara hidup mereka adalah, asumsi yang menyebutkan bahwa kaum lelaki dan Islam telah menindas kaum perempuan dan memaksa para perempuan untuk berpakaian serba sederhana serta asumsi bahwa perempuan seharusnya lebih fokus pada pekerjaan rumah tangga dan keluarga mereka, bukan pada karir atau pekerjaan di luar rumah.

Banyak Muslimah yang mematuhi Sunnah Rasulullah dan berkeinginan untuk menerapkan cara-cara hidup yang Islami. Tetapi, kesalahpahaman tentang kaum perempuan dalam Islam, yang dilakukan oleh media dan kelompok-kelompok yang berbasis gender membuat kesalahpahaman dan stereotipe yang tidak benar terpelihara.

Kiat Sukses Hidup Bersama Sunnah Rasulullah Saw

Tidak ada metodologi yang instan dan serba cepat agar kita bisa menjaga dan menerapkan Sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, di masa kini dan seterusnya. Tapi butuh strategi yang luas dalam jangka panjang yang akan membuahkah hasil. Untuk umat Islam, baik lelaki dan perempuan disarankan;

  1. Membekali Diri dengan Pengetahuan tentang Islam Misalnya, belajar membaca Al-Quran, belajar bahasa Arab, belajar tafsir Al-Quran, sering mendengarkan ceramah-ceramah agama oleh ulama berkualitas, bisa menambah ketaqwaan dan mendorong kita untuk berpegang teguh pada Sunnah Rasululullah Saw.
  2. Mempelajari Sirah, tentang kehidupan Rasulullah Saw dan Hadist. Ini bisa dilakukan dengan banyak membaca atau mendengarkan ceramah keagamaan tentang kehidupan Rasulullah Saw. Dengan demikian, semakin kita mengenal Rasulullah, makin mudah bagi kita untuk mencintai dan mencontoh tindakan dan perilakunya.
  3. Melaksanakan Kewajiban-Kewajiban Agama Tak peduli betatapun beratnya, laksanakan kewajiban-kewajiban utama seorang Muslim, seperti salat lima waktu dan puasa di bulan Ramadan.
  4. Cari Teman yang Seiman Bergaulah dengan sesama Muslim yang taat menjalankan ajaran Islam, termasuk mengenali keluarga mereka. Melibatkan diri dalam berbagai kegiatan berbasis sosial kemasyarakatan.

Tantangan yang sebenarnya, bukan apakah umat Islam bisa mempraktekkan ajaran Islam dan Sunnah Rasulullah Saw dengan efektif atau tidak. Tantangan itu adalah, bagaimana mengatasi berbagai kendala-kendala yang berdasarkan prasangka buruk semata terhadap umat Islam. Jika tantangan itu bisa diatasi, umat Islam membuktikan bahwa mereka bisa hidup dengan jalan yang mereka pilih. Jalan Islam dan Sunnah Rasulullah Saw. (Sadaf Faruqi/iol/ln)

Catatan Penulis:
Sadaf Faruqi adalah seorang muslimah yang tinggal di Karachi, Pakistan. Ia menyandang gelar master untuk bidang ilmu komputer dan diploma di bidang pendidikan Islam. Selain sebagai penulis lepas, Faruqi bertahun-tahun menjadi guru agama Islam untuk kaum perempuan dan remaja puteri. Tulisan-tulisannya dimuat di Majalah Hiba, Majalah SISTERS dan Saudi Gazette. Ia juga aktif sebagai blogger di MuslimMatters.org.





''ana copy dari blog seorang warga indonesia tapi ia memberi manfaat..''>_<

SEBELUM MATA TERLENA.....



Sebelum mata terlena...dibuaian malam gelita..
Tafakur..ku di pembaringan..mengenangkan nasib diri..
yang kerdil..lemah dan bersalut dosa,
mampukah ku mengharungi..titian sirat nanti..
Membawa..dosa yang menggunung tinggi
Terkapai ku mencari limpahan hidayah-Mu..
Agar terlerai kesangsian hati ini..
Sekadar air mata tak mampu membasuhi dosa ini..




Sebelum mata terlena..Dengarlah rintihan hati ini..
               Tuhan..beratnya dosaku..tak daya ku pikul sendiri..
                Hanyalah..rahmat dan kasih sayang-Mu..
                Yang dapat meringankan..Hulurkan maghfirah-Mu..
                Andainya esok..bukan milikku lagi..
                 dan mata pun ku tak pasti..akan terbuka lagi..
                  Sebelum berangkat ke daerah sana..
                  lepaskan beban ini..yang mencengkam jiwa dan ragaku..


Selimuti diriku..Dengan sutra kasih sayang-Mu..
agar lena nanti..ku mimpikan syurga yang indah abadi..
Pabila ku terjaga..dapat lagi kurasai..
betapa harumnya wangian syurga Firdausi oh Illahi..
Di sepertiga malam..sujudku menghambakan diri..
Akanku teruskan pengabdianku pada-Mu..

Ya Allah..Berikanlah Sepenuh kasih sayang-Mu kepadaku...
tak terdaya untukku mengharungi hidup ini tanpa rahmat dari-Mu..
terimalah segala doaku Ya Allah..
Ya Allah..redhoilah hamba-Mu ini..

menunggu di pintu syurga-Mu..


Isnin, 21 November 2011

DIET RASULULLAH S.A.W..

Zaman sekarang ni ramai yang mementingkan penjagaan badan terutamanya kaum Hawa..tetapi ada juga kaum Adam ingin menjaga penampilan tubuh badannya..katanya nanti tak nampak macho..hehe..sedikit perkongsian untuk antum semua ye...ini pun sahabat ana sudi berkongsi dengan ana jadi ana mahu berkongsi pada sahabat2 ana yang lain..selamat membaca ya..!!^__^


AMALAN DIET RASULULLAH S.A.W YANG SEIMBANG:


1-JANGAN MAKAN SUSU + DAGING.


2-JANGAN MAKAN DAGING + IKAN.


3-JANGAN MAKAN IKAN + SUSU.


4-JANGAN MAKAN AYAM + SUSU.


5-JANGAN MAKAN IKAN + TELUR.


6-JANGAN MAKAN IKAN + DAUN SALAD.


7-JANGAN MINUM SUSU + CUKA.


8-JANGAN  MAKAN BUAH + SUSU.contohnya;KOKTEL.


9-JANGAN MAKAN BUAH SELEPAS MAKAN NASI,SEBALIKNYA MAKAN BUAH 
TERLEBIH DAHULU,BARU MAKAN NASI.


10-JANGAN TIDUR 1 JAM SELEPAS MAKAN TENGAH HARI.


11-JANGAN SESEKALI MENINGGALKAN MAKAN MALAM.SESIAPA YANG MENINGGALKAN MAKAN MALAM,AKAN DIMAMAH USIA DAN KOLESTROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA..


berjuang untuk sihat..hehe
#nampak memang la pelik..tapi kalau tak percaya,kawan-kawan cuba la...ianya tak ada la bagi kesan dalam masa jangka terdekat ni,tapi ianya berkesan apabila kita sudah tua..^____^

Sabtu, 19 November 2011

SAAT LAFAZ SAKINAH..

Aku merenung ke luar jendela hospital Kulim...Aku lihat titis-titis hujan mencurah-curah ke bumi Allah..Alangkah seronoknya bila dapat menjadi seperti titisan hujan..Dikala dilanda masalah,senang ja kita lepaskan masalah itu.kemudian,ku renung keadaan diriku..tangan kananku dipotong kerana bisa gigitan ular dah menjalar separuh tanganku..aku sedih sekali mengenangkan nasibku yang cacat..sebulan lagi aku dah nak dikahwinkan dengan seorang wanita pilihan keluarga.tapi sekarang semuanya musnah dengan sekelip mata.munawwarah tak dapat menerima keadaanku..Alasannya aku tidak dapat memberikan nafkah kepadanya..aku lepaskannya pergi..aku sedar,aku tidak layak untuk dirinya yang sempurna fizikal..lepas ni aku tidak ada pendamping dikala kesunyian.
Fathur..jangan la bersedih nak..bersyukur pada Allah sebab Fathur dapat hidup lagi..''Aku berpaling melihat ibuku..ibukulah ratu yang paling indah dan baik bagiku..Ya Allah..seharusnya aku tabah melihat ibuku tabah menghadapi liku-liku hidup tanpa arwah Ayahku disisi..''Ummi..maafkan Fathur sebab menyusahkan ummi..''ujarku dengan perasaan sedih..''Jangan kata macam tu Fathur..ummi tak rasa terbeban pun..ibu cuba memujukku..''Lepas ni mesti tiada siapa yang mahukan anak ummi ni..kempunan la ummi nak timang cucu kan..''aku sedaya upaya menahan sedih..sekadar gurauan pada ibuku..''Insyaallah nak..Allah yang Maha Mengetahui segala ujian yang Dia berikan pada Hamba-Nya..''


Aku kembali menyambung pengajianku di peringkat ijazah dalam bidang sains islam.Walaupun aku cacat sebelah tangan,aku tidak mempedulikan ejekan teman-teman kampusku..sahabat ku Fahmi pernah menasihatiku..''Bersabar la anta..Allah sentiasa bersama dengan orang-orang yang sabar..''.sehingga sekarang aku pegang azimat tu untuk memperkuatkan keimananku..semasa aku dalam perjalanan ke perpustakaan,aku terlihat muslimat berniqob melintas dihadapanku..aku tunduk menahan pandangan kerana aku jenis suka pada muslimah yang berniqob ja..yang tak pakai niqob ni aku kurang minat kerana bagiku mereka tidak mengikut pakaian sunnah isteri rasulullah.tapi tiba-tiba telinga ku terdengar kata-kata yang memilukan hatiku dari kelompok muslimah tadi..''kasihan ye dengan ikhwan tu(gelaran bagi pelajar lelaki),tangan dah kudung,pasti tak ada siapa yang mahukannya.ikhwan tu mana mampu nak buat kerja untuk bagi anak dan isteri makan..''Aku menahan perasaan sebakku apabila mendengar kata-kata akhowat itu(gelaran bagi pelajar perempuan)..Aku terus pergi ke perpustakaan tanpa menghiraukan kata-kata tadi.Aku mengambil tempat di tepi tingkap kerana aku suka melihat pandangan luar untuk menenangkan fikiranku.dihadapanku duduk seorang muslimah yang tidak memakai niqob.jarak aku dengan dia hanya selang satu meja..dia melihatku,kemudian akhowat itu melemparkan senyumannya padaku..aku terus memandang ke luar jendela.hatiku dah tawar untuk berkenalan atau bersahabat dengan akhowat.aku sedar siapa diriku..sedang aku leka menelaah buku,muslimah itu melintas dihadapnku,kemudian akhowat itu meletakkan secebis kertas dihadapanku..dalam hatiku mengutuk diri akhowat itu.tak tahu malukah akhowat itu menghantar surat kepada lelaki.hmm..manusia zaman sekarang..aku hanya memandang surat itu..aku berkemas untuk pulang ke bilikku.pada mulanya aku mahu buangkan saja surat itu.tapi hatiku memberontak ingin mengetahui isi kandungannya.aku mengambil surat itu dan bergerak pulang..


Seleps solat isyak,aku bergerak ke meja belajar ku.kertas jatuh dari buku ku..ku mengambilnya dan membaca isi kandungannya..


''assalamu'alaikum ya pemuda mujahid pendamba redho Allah s.w.t..


maaf andai secebis surat ana ni menganggu anta...
sabda Rasulullah S.A.W..''Allah kasih pada Hamba-Nya yang kuat..Allah membenci pada hamba-Nya yang cepat berputus asa didalam berjuang''..bersabarlah pada setiap musibah yang menimpa..''sesungguhnya Allah sentiasa bersama orang-orang yang sabar..''


wassalam..


Ya Allah..aku dah berburuk sangka dengan akhowat ini..siapakah akhowat ini??kenapa dirinya macam mengetahui diriku yang dirundung kesedihan...aku melipat surat itu dan menyimpannya di dalam laci..baik aku menelaah daripada memikirkan tentang akhowat ini..


''Fathur..ada surat buat anta..''Fahmi menghulurkan secebis surat berwarna biru kepadaku selepas kuliah Prof.Hadi..''siapa yang berikan ni??''.tanyaku pada Fahmi..''nanti anta tahu jawapannya''..aku melihat Fahmi tersenyum..hairan aku dibuatnya.Fahmi seperti menyimpan rahsia saja dariku..Aku mengambil surat itu dan membacanya..


''Assalamua'alaikum ya mujahid pendamba redho Allah S.W.T..
Sentiasalah berfikiran husnus-zon(bersangka baik) dalam setiap perbuatan dan pemikiran kita..
Jika berasa sunyi dan sedih,berzikir dan bermunajatlah di sepertiga malam..
Allah sentiasa menjaga anta dan pintalah kebaikan daripada-Nya..''


wassalam..


''siapakah gerangan akhowat ini??aku menjadi bingung..Ya Allah..berilah petunjuk buatku..kenapa akhowat ini seperti mengenaliku..Hari-hari seterusnya surat diutuskan lagi..aku tidak pernah membalasnya kerana bagiku akhowat ini hanya mahu mempermainkan aku..selepas dua minggu,Fahmi tidak kelihatan..katanya ada hal dan terpaksa pulang ke kampungnya dan dalam pada itu juga tiada lagi surat yang Fahmi berikan padaku..''Fahmi..ana nak tanya sikit boleh tak??''..tanya ku pada suatu petang selepas dia pulang ke kampus.''hmm..tanya la anta..''aku diam dahulu,cuba mengatur ayat..''err....akhowat yang selalu hantar surat tu pergi mana ye??''Fahmi tersenyum melihat kegugupanku..kenapa aku gugup ni??Ya Allah..''Akhowat tu ada di hospital sekarang ni..ditahan dalam wad..''aku terkejut tetapi cuba bersikap biasa..''dia sakit ke anta??''..aku mendengar hembusan nafas yang berat dari Fahmi..akhowat tu menghidapi penyakit hepatitis B..''aku terpaku..Ya Allah..Engkau selamatkanlah akhowat itu Ya Allah..tanpa ku sedari aku mendoakan buat diri akhowat itu..


Malam itu,aku bangun sembahyang tahajjud dan bermunajat pada Sang Kekasih-Ku..
''Ya Allah...sesungguhnya Engkau pendiri langit dan bumi dan semua yang ada didalamnya..Ya Allah...sesungguhnya Engkau lah tuhan cinta agungku..ampunilah hamba-Mu ini Ya Allah..ku berterima kasih diatas nikmat-Mu yang tidak terhingga kepadaku kerana mengurniakan nikmat hidup kepadaku sehingga ke hari ini..


Ya Allah Ya tuhanku..hati hamba-Mu ini berada dalam kegelisahan yang berombak kencang..aku tidak mengetahui kenapa jadi begini..Ya Allah..Jika kegelisahan ini disebabkan dosaku yang banyak terhadap-Mu,ampunilah daku Ya Allah..sesungguhnya Engkau sahaja Yang Maha Mengetahui..Ya Allah..hati hamba-Mu ini tidak keruan Ya Allah..jika dirinya baik untukku,agamaku,Engkau dekatkanlah hatinya dengan hatiku moga terpaut dibawah tali kasih sayang-Mu..jika sebaliknya,Engkau jauhkanlah dia dariku agar tidak memberi kekecewaan hatiku ini..Ya allah..selamatkanlah dirinya dari sebarang anasir-anasir jahat dan sembuhkanlah dia dari penyakitnya..Hatiku meruntun sayu..Ya Allah..sesungguhnya pada-Mu ku sandarkan harapan..


Amin Ya Rabbal-'Alamin...




Hari ini genap sudah sebulan akhowat itu tidak kelihatan didalam dewan kuliah..aku melihat tempatnya kosong sahaja sepertimana kosongnya hatiku..Ya Allah..kenapa aku berperasaan begini??..astaghfirullah...permainan syaitan semuanya ni..Fahmi pun dah lama bercuti pulang ke  kampungnya di Merlimau,Melaka..aku pun tidak tahu masalahnya..lamunanku terhenti apabila telefon bimbitku berdering nyaring..aku melihat tertera nama ibuku..
''Assalamu'alaikum ummi..ada apa telefon Fathur ni??''tanya ku setelah menjawap panggilan ibu..
''Fathur boleh pulang ke rumah sekarang??ada hal penting ni..ummi tak boleh cakap lama-lama dalam telefon ni..''aku hairan mendengar suara ibuku..seperti hal yang penting sangat bunyinya..''Insyaallah ummi..malam ni Fathur pulang ye..ok Assalamu'alaikum..''aku meletakkan panggilan..apa la yang penting sangat sampaikan ibuku mendesak pulang hari ini jugak..aku berkemas-kemas pulang malam itu juga..


Keesokan paginya,aku sampai di rumahku di Kulim..sampai sahaja dihalaman rumah,aku melihat kereta berderetan dihalaman rumahku..siapa yang datang ni??takkan menyambut kepulanganku kot??aku terus melangkah ke pintu..Assalamua'alaikum ummi..''aku memberi salam..terkejut aku melihat Fahmi ada bersama dengan rombongan yang datang ke rumahku..apa yang Fahmi buat disini??hatiku tertanya-tanya..Fahmi hanya tersenyum memandangku..''Inilah anak tunggal saya,Mohd Fathurrayyan namanya..''beritahu ibuku pada seorang lelaki yang aku rasa dalam lingkungan 50-an..tak salah aku itu ayah pada Fahmi.aku duduk di sebelah ibuku dengan perasaan tertanya-tanya..''Baguslah kalau dah ada orangnya..begini Cik Fatimah..hajat kami ke sini ingin melamar anak cik Fatimah..''aku dan ibuku terkejut mendengar kata pakcik itu..''Maaf la encik Wahyuddin..saya tidak mempunyai anak perempuan.''ibuku menjelaskan situasinya.''kami ingin melamar Fathurrayyan untuk anak perempuan kami..ini permintaan darinya untuk melamar Fathurrayyan buat dirinya..''..hatiku berdebar-debar mendengar hajat encik Wahyuddin..siapa muslimah itu??aku kenal dengan dirinya kah??..''Macam mana nak??terima tak lamaran itu??''aku memandang ibuku..Aku lihat diraut wajah ibuku yang penuh dengan pengharapan..aku menarik nafas sedalam-dalamnya..''Insyaallah..ana terima lamaran muslimah itu..''..lega hatiku selepas melafazkannya..mungkin dia adalah yang terbaik untukku..hatiku yakin bahawa muslimah itu mengenaliku dan aku mengenalinya..tetapi aku tidak pasti adakah itu gerangan dirinya.''Alhamdulillah..hajat yang mulia patut dipercepatkan..kalau boleh,majlis akad nikahnya dilakukan pada pagi esok,boleh tak??''aku terkejut..kenapa cepat sangat??tapi aku mengangguk sahaja..biarlah..Allah permudahkan urusan buatku..Aku berpaling kepada Fahmi..aku lihat dirinya tersenyum..Aku rasa pelik...


Aku menaiki kereta bersama ibuku..ibuku menyuruh aku memakai tangan palsu untuk akad nikah nanti..dalam perjalanan,aku melihat masjid tersergam indah..rasa macam tidak percaya aku bakal menjadi suami dan mempunyai isteri tetapi aku pelik melihat ibuku membelok masuk ke perkarangan hospital Kulim,bukannya masjid untuk majlis nikahnya..''Ummi..kenapa kita ke sini??tanyaku selepas ibuku parking keretany..''Di sini Fathur akan akad nikah..''ujar ibuku..aku kebingungan..tapi aku hanya membuntuti ibuku di belakang..sampai saja di tingkat dua,aku melihat ibuku menuju ke wad pesakit hepatitis B..aku dapat merasakan sesuatu..takkanlah.."'Akhowat tu kena tahan wad sebab dirinya menghidapi penyakit hepatitis B''..terngiang-ngiang kata-kata Fahmi 4 bulan yang lalu..aku melangkah masuk didalam wad..aku melihat wajah yang terbujur kaku dengan tiub saluran yang berselirat ditubuhnya..aku terkedu.Akhowat itu!!Ya Allah...Diakah untukku..aku menitiskan air mata..subhanallah..betapa baiknya Allah..''Fathur..kita kena percepatkan akad nikahnya.sebentar lagi Zarqa' akan dibedah..''aku menganggukkan kepala...Ya Allah...sembuhkanlah dia..jika dia ditakdirkan sebagai pendampingku,sedarkanlah dia agar aku dapat membahagiakan dirinya..


''Aku nikahkan dikau Mohd Fathurrayyan Bin Abdul Azwar dengan Az-Zarqa' Binti Wahyuddin dengan mas kahwinnya 20ringgit tunai..''aku terkedu..Ya Allah..mudahkanlah urusanku..''Aku terima nikahnya Az-Zarqa' Binti Wahyuddin dengan mas kahwinnya 20ringgit tunai..''hanya sekali lafaz,Zarqa' sah menjadi isteriku..Aku bangun sembahyang sunat dua rakaat..Selesai aku berdoa,aku menuju ke arah katil yang menempatkan Zarqa'..aku memegang jari-jemarinya yang kaku..ku sarungkan cincin ke jari manisnya..''kemudian aku menciumi dahinya dengan titisan air mata..aku terharu dan gembira..''Bangunlah sayangku..Kuatkan semangatmu seperti engkau memeberikan semangat buat diriku dahulu..''aku membisikkan kalimat azimat buat dirinya..aku melihat air matanya menitis dari kelopak mata..''Baiklah..pesakit perlu dibawa ke bilik pembedahan dengan segera..''aku rasa tidak mahu melepaskan bidadariku pergi..Ya Allah..selamatkanlah dirinya..''


2tahun kemudian......


''Abang..tolong tengokkan Afif dan Afifah sebentar..sayang nak masak kejap..''..aku tersenyum melihat gelagat isteriku didapur..Alhamdulillah..selepas pembedahan dahulu,isteriku sudah pulih sepenuhya..sekarang aku hidup bahagia dengan mempunyai sepasang anak kembar ku..Allah Maha Adil..baru ku tahu rupa-rupanya Fahmi adalah abang kepada isteriku..sekarang Fahmi sudah mendirikan rumahtangga dan mempunyai seorang cahaya mata..Terima kasih sayang..kerana sudi menjadi pelengkap hidup akhi(abang)..''aku menciumi dahi isteriku dengan penuh kasih sayang..''Muslimah yang tidak berniqob pun baik jugakkan?''aku tersenyum mendengar usikan isteriku..Ya..dulu pernah aku berkata muslimah yang tidak berniqob ni adalah muslimah yang mempersendakan agama,tetapi terjadi di sebaliknya..bukan semua muslimah yang berniqob itu terbaik buat semua muslimin..Terima Kasih Ya Allah...








Terimalah aku seadanya..^_^
Nukilanku..Ana Ahlannisa' Hanani Hashim..











Isnin, 7 November 2011

TUNGGU DIRIKU DI PINTU SYURGA YA..?..



Dengan menyebut nama-Mu Ya Allah..dapat lagi diriku ini bernafas d atas muka bumi-Mu dengan rasa rendah diri dan kerdil..lama ku rasa masa berlalu pergi...hmm..diriku rasa kosong tanpa dirimu kakakku..kenapa dirimu pergi dahulu sebelumku??ku menghela nafas denga lemah..aku selalu bergaduh dengannya.biasa la kan adik-beradik ni..kalau tak bergaduh rasa macam tak seronok ja..ku tersenyum dalam kepayahan.Kak Aina.....adik rindu pada kak Aina...Ku teringat kembali saat-saat ku bersamanya.........


''mak!!tengok kak ni..selalu ja kacau barang adik.tak ada kerja lain ke??!!''nadaku bertukar kasar sekali..aku geram sangat dengan kak Aina..ada peluang saja mesti dia kacau aku..''kamu berdua ni la.dari kecil sampai dah umur 17tahun pun masih nak bergaduh-gaduh lagi.''Ibuku menghela nafas melihat gelagat kami seperti anak kecil.''ala dik ni..akak nak bergurau ja dengan dik..nanti akak pergi jauh-jauh baru tahu.''aku berpaling melihat kakakku.pergi jauh-jauh lagi bagus!!aman sikit hidup adik ni.tak suka dapat kakak macam kak Aina ni!..''lantas ku bangun mendapatkan barang-barangku di ribaan kakakku,terus aku berlari masuk ke dalam bilikku..


''Alhamdulillah...akhirnya aku berjaya mendapatkan keputusan yang cemerlang.eh!mana kak Aina ye??aku tercari-cari kak Aina di kawasan sekolah selepas mengambil slip peperiksaan..Sekilas ku renung kelibat orang di sebalik pokok besar berhampiran dengan padang sekolah..ku hampiri kelibat tersebut dengan berhati-hati..''kenapa kak Aina duduk di sini??''tanya ku apabila aku mengambil posisi di sebelah kak Aina..kakak tak dapat keputusan yang cemerlang dik.kakak tak boleh bagi kejayaan pada mak dan ayah.macam mana kakak nak tunjukkan slip kakak ni?..''ujar kak Aina dengan nada yang sedih..''padan muka kak Aina..balasan Allah pada akak la tu sebab akak selalu kacau adik..ha..sekarang akak kena terima la..''kataku dengan tersenyum sumbing..aku terus bangun meninggalkan kak Aina sendirian..Aku berasa puas dapat mengalahkan kak Aina.


''seronok kalau aku saja yang ada..tak perlu la ada kakak yang perlu bersaing..kenapa la aku dilahirkan dengan mempunyai kembar??''detik hatiku tatkala aku disuruh memilih universiti mana yang aku mahu.aku rasa terharu dengan layanan mak dan ayahku..sebelum ni mak dan ayahku hanya lebihkan kak Aina dariku,tapi sekarang mak dan ayah melayani ku pula...''mak..ayah..boleh tak Aina nak satu U dengan adik??''aku terkejut mendengar permintaan kak Aina..Ku renung matanya dengan perasan marah.''hmm..k jugak tu..nanti senang la kak Aina tengokkan Aini ni..''kata ayahku..''tapi ayah..''...tidak sempat aku menghabiskan bantahanku mak sudah menyelit.''ok la tu..Aina U sekali lah dengan Aini..tak payah pergi jauh-jauh dah..aku hanya diam sahaja..aku lihat kak Aina tersenyum seperti mengejekku saja..geramnya..!!


Di Universiti Insaniah,Alor Star...


''Kak Aina boleh tak jangan ikut adik??''tanyaku dengan nada yang geram..ke mana saja aku pergi mesti kak Aina hendak ikut sekali hatta berjumpa dengan teman-teman aku pun kak Aina mahu ikut sekali..''kak takut terjadi apa-apa kat adik nanti..''kata kak Aina.''kak Aina..adik dah besar kak..takkan lah selalu akak nak ikut adik.sebab tu kawan-kawan yang lain tak nak kawan dengan akak..akak selalu ikut adik ja..rimas tau tak..!''aku menghelas nafas dengan kasar..Aku terus keluar meninggalkan kak Aina dengan linangan air matanya..menyusahkan orang ja kakak ni..


''Aini..ana nak tegur anti sikit,boleh??''aku melihat wani sambil menghirup jus oren..''cakap la..ana dengar.''kataku dengan hambar..''ermm..terlebih dahulu ana minta maaf ye andai tegurn ana ni tak menyenangkan..ana rasa..anti perlu minta maaf pada kakak anti tu.kesian dia bila anti marah dia begitu..''..ku paling melihat sahabatku.''kenapa pulak ana nak minta maaf dengan dia??ana geram sebab dia selalu nak tahu hal ana,ikut ana ke mana saja..ana pun nak bebas juga..ana lebih suka sendirian..dia buat ana ni macam budak-budak ja.''kataku dengan nada yang sedikit meninggi..''tapi Aini..anti harus bersyukur ada kakak yang mengambil berat tentang anti,jaga anti..tidak ada orang yang bertuah mempunyai kakak seperti itu..bila Allah mengambilnya semula dari anti,baru anti akan berasa kehilangan dia dan masa tu anti menyuarakan rasa kesal pun dah tak berguna..''.aku terhenti menghirup air..kenapa hatiku tiba-tiba berdebar laju??!betulkah aku akan berasa kehilangannya nanti??Ya Allah...''Wani..ana balik ke kamar ana dulu ya..''aku meminta izin untuk berlalu pergi..''ingat Aini,tiada yang lebih berharga melainkan saudara kita sendiri..''aku merenung sahabatku itu..kemudian aku bergegas pulang ke kamar..


''Mana Kak Aina ni??dalam kamar tidak ada pun..aku ke bilik air melihat mungkin kak Aina ke bilik air..tok,tok!!pintu bilikku diketuk.aku membukanya dan hairan melihat kak najah merenungku dengan linangan air mata..''kenapa ni kak najah??''tanya ku dengan hati yang berdebar..''Aina....Ai...Aina...kemalangan didepan pintu utama..''jantungku bagai berhenti berdenyut!aku rebah mendengar perkhabaran itu..mimpikah aku?!!''bila Allah mengambilnya semula dari anti,baru anti akan berasa kehilangan dia''..kata-kata Wani terngiang-ngiang di telingaku..''ini surat yang Aina suruh bagi pada dik Aini..''aku mengambil huluran dari kak Najah..perlahan-lahanku membuka surat itu..


salam rindu pada adik kembarku Aini Batrishah...
  maaf kalau surat akak ni menganggu masa-masa adik..akak mohon maaf pada adik selama ni akak banyak menyusahkan adik..dari kita kecil sampailah kita dah masuk U...akak seronok bergaduh dengan adik..akak happy sangat ada adik kembar..selalu akak berdoa..''Ya Allah..ku bersyukur pada-Mu kerna mengurniakan adik yang nakal tapi baik sepertimu..''..


adik nak tahu tak....akak tak boleh hidup seorang diri..bila adik ada kawan-kawan,akak cemburu..adik nak tahu kenapa?sebab masa dalam rahim ibu kita duduk bersama-sama,makan satu saluran yang sama dan kita keluar pun sama-sama.segalanya kita bersama..akak tak berasa bosan pun bila kawan-kawan lain bertanya.''tak rimas ka asyik ikut adik anti ja??''akak dengan berbangganya jawab.kami ditakdirkan lahir bersama-sama dan kami sentiasa akan bersama..Tapi..akak tahu..adik bencikan akak sebab akak selalu ikut adik..akak terasa bila adik memarahi akak pagi tadi.tapi akak tak kisah..mungkin adik tak mahu akak berasa kehilangan adik..


sekarang ni adik..akak takkan ikut adik dah..akak takkan ambil barang adik dah..dan akak takkan  jaga adik dah..adik dah boleh terima kan bila akak tidak ada di sisi..akak harap adik lebih tabah dan selalu ingat pada Allah tau..selalu doakan kebahagiaan akak ye...akak pernah kata pada adikkan 3 tahun yang lalu,akak nak pergi jauh-jauh..tapi akak akan pergi sendirian.akak tak boleh ajak adik lagi..adik jangan nangis ye..insyaallah..lepas ni kita akan bersama kembali..


jaga mak dan ayah ye dik..akak saaaaaayyaaaang adik sangat2...


terakhir buatmu adikku..


Aina Balqishah..


Ya Allah......aku meraung sekuat hatiku..


2tahun kemudian..


sekarang aku terlantar di pembaringan..aku dah tak terdaya bangun dan melawan penyakitku...mungkin ini kifarah dosa kepadaku selama ini ku kerana selama ini aku tidak menghargai nikmat yang Allah berikan padaku...aku sekarang menghidapi penyakit kemurungan selepas kematian arwah Aina..hatiku berombak kencang...ku memeluk gambar arwah kak Aina dengan erat..ku berasakan sudah sampai ajalku menemui yang Maha Agung...''Aini...mengucap nak..ikut mak ni..ash-haduanlla ilaha illallah...''..aku gerakkan bibir mengikuti lafaz suci murni keagungan Allah...setelah lama ku bertarung nyawa..akhirnya tepat jam 3.30 petang pada hari jumaat bertarikh 3/11/2011 aku menghembuskan nafas yang terakhir..''innalillahi wa inna ilaihi raji'un...''mak dan ayah mengalirkan air mata..suasana sedih menyelubungi diri semua..akhirnya aku mengikuti jejak langkah kak Aina..kita bersama-sama sekarang kak Aina....
Kak Aina...tunggu adik di pintu syurga ya..??kita sama-sama masuk menuju ke Illahi...


nukilanku;Ana Ahlannisa' Hanani Hashim..











KENAPA ABANG KAHWINI SAYA???


"Aku terima nikahnya Fatimah Az-Zahrah binti Mohamad Nasir dengan mas kahwin RM80.00 tunai".

Dengan sekali lafaz, aku kini sah bergelar isteri. Lidahku kelu tidak mampu berkata apa-apa. Perasaanku bercampur baur. Pipiku terasa hangat dan basah. Aku tidak pasti mengapa air mataku jatuh sedangkan aku sepatutnya gembira dengan pernikahan ini.

Abdul Rahman bin Abdullah, itu lah nama jejaka yang kini telah sah menjadi suamiku. Dialah yang akan menjadi teraju masjid yang telah kami bina. Orangnya tinggi, kulitnya agak cerah, matanya bersinar, wajahnya seakan-akan bercahaya. Mukanya tidaklah persis Orlando Bloom yang dinobatkan menjadi "hot papa", mahupun Kim Hyun Joong yang menjadi kegilaan ramai gadis. Dia tidaklah terlalu kacak, tetapi sedap mata memandang. 

Dirinya memang selalu menjadi buah mulut orang. Apakan tidak, sudahlah mukanya manis di pandang, di tambah pula dengan sikapnya yang zuhud. Ya, dia seorang yang taat kepada Maha Pencipta, Tuhan Sekalian Alam. Selepas sahaja dia melafazkan akad, dia terus lakukan sujud syukur. Sungguh. Dia memang menjadi idaman siapa sahaja yang melihatnya. Aku juga aneh kenapa dia memilih aku? Sedangkan dia begitu baik, begitu alim, begitu sempurna..
Hingga detik ini aku masih belum mendapat jawapannya. Kenapa aku yang dipilihnya? Aku bukanlah baik mana. Kalau diikutkan, di luar sana, masih ada berjuta wanita yang boleh dipilihnya. Masih ramai lagi yang lebih baik daripadaku. Tapi, kenapa aku? Pakai tudung pun masih tidak pecus lagi. Kerap kali pemakaian tudung ku masih tidak mengikut saranan agama.

"Alhamdulillah. Sekarang, kita sah menjadi suami isteri. Abang harap, dengan penyatuan kita, dapatlah kita sama-sama berjuang ke jalan Allah", ujar suamiku menghentikan lamunanku sebentar tadi.

Di pandangnya wajahku, kemudian di lapnya benih-benih jernih yang keluar dari kelopak mataku. Selepas disarungkan cincin ke jari manisku, kusalam tangannya. Dia kemudiannya mencium dahiku. Entah kenapa pada waktu itu aku terasa tenang. Aku dapat rasakan keselamatan yang selama ini tidak pernah kurasakan dengan mana-mana lelaki lain. Aku tidak mampu berkata apa-apa. Air mataku tetap laju merembes keluar dari hujung pagar kelopakku.

"Alhamdulillah, anak mak sudah jadi isteri orang sekarang ni. Jadi isteri ni, tak mudah. Tapi, banyak ganjarannya. Lepas ni, kamu kena duduk dengan suami, jaga makan minum suami. Pesan mak jangan lupa, ya nak. Kata suami jangan ingkar", pesan ibuku sebelum aku pergi mengikut suamiku pulang ke rumah baru kami.

"Zahrah, dari tadi Abang tengok Zahrah diam je. Kenapa? Zahrah tak sedap badan ke?" tanya suamiku memecahkan kesunyian yang tercipta di antara kami.

Aku masih tidak mampu untuk berkata apa-apa. Ku gelengkan sahaja kepalaku menunjukkan kepadanya bahawa aku tidak apa-apa. Namun, dia terus ajukan soalan kepadaku,"Dah tu, kenapa Zahrah diam? Zahrah rindu mak ye?"
 Usikannya langsung tidak mendapat respon daripadaku. Aku masih duduk kaku di sofa ruang tamu rumah kami.
Alhamdulillah. Biarpun, rumah kami tidaklah besar mana tapi cukup dengan kelengkapan rumah. Set sofa, televisyen, peti sejuk, semuanya sudah lengkap tersedia. Suamiku memang benar-benar bijak merancang sebelum berkahwin. Dilengkapi dulu segalanya sebelum dia masuk merisik si gadis sunti.

Perlakuanku yang dari tadi diam membisu ibarat seorang anak kecil yang baru lepas dimarahi menyebabkan si dia mengambil keputusan untuk mendekatiku justeru terus mengatur langkah ke arahku dan mengambil posisi betul-betul di sebelahku. Di pegangnya pipiku, diusapnya kepalaku. Wajahnya begitu tenang menyebabkan aku turut tenang. Terus terdetik dalam hatiku 'Ah, untungnya badan. Sudahlah kacak, baik pula tu.' Ditenungnya mataku dalam-dalam sebelum dia bertanyakan semula padaku, "Zahrah, kalau awak tak selesa Abang faham. Ni kali pertama awak hidup tanpa parents kan. Abang faham Zahrah. Susah bagi awak nak terima semua ni. Tapi, dari tadi  Abang tak nampak pun Zahrah senyum. Kot ye pun, senyum lah sikit. Zahrah comel tau kalau senyum," dia cuba memujuk agar aku mengukir senyuman.

Entah kenapa, bibirku mula mengukir senyuman. Aneh. Kenapa aku akur dengan kata-kata dia? Ah! Aku tidak mahu lagi berada dalam kekeliruan. Aku perlu tahu kenapa dia beria-ia mahu menikahi aku. Gadis yang begitu banyak kelemahannya. Gadis yang tak pernah pun ambil peduli pasal dia malah aku tak pernah mengenalinya secara dekat sebelum ini. Oleh sebab itu aku perlu tahu. Aku ni sekadar pelengkap hidup dia yang sememangnya lengkap tu ke? Ye lah. Semuanya dia ada. Yang kurang, cuma isteri. Lagi-lagi umur dia yang dah masuk 30-an. Entah-entah aku ni pilihan dia yang terakhir.

"Hmm.... awak, kenapa awak nak kahwin dengan saya?" ayat pertama yang keluar dari rongga mulutku setelah bergelar suami isteri.

"Laa.. Sebab tu je ke. Zahrah cuma nak tahu tu je? Tu yang Zahrah diam membisu dari tadi?", ujar sang suami diikuti ketawa kecil.

"Awak, saya tanya kenapa awak nak kahwin dengan saya?" tanyaku dengan nada yang lebih tegas.

"Hmm... Zahrah nak Abang jawab macam mana? Biar Abang jawab asalkan isteri Abang senyum,"soalanya kembali dengan lemah lembut.

"Awak, saya tak main-main ni. Saya tanya sekali lagi. Kenapa awak kahwin dengan saya?"bentakku.

"Okay. Abang akan jawab. Tapi, sebelum tu boleh Abang tahu kenapa Zahrah kahwin dengan Abang?" Soalnya pula seakan ingin menjeratku kembali.

Terkaku kelu lidahku mendengar ungkapan balas darinya. Ya, kenapa aku mengahwininya? Kalau aku tidak mahu, boleh saja aku katakan tidak. Tapi, kenapa aku terima? Kenapa aku tidak membantah di saat ibu dan ayah menjodohkan aku dengan dirinya? Apa yang membuatkan aku tertarik dengan si dia? Sebab wajahnya kah? Atau sebab kebijaksanaan si teruna? Atau mungkin kerana keimanannya? Aku tidak tahu. Aku keliru.

"Kenapa Zahrah membisu?" tanya si suami membuatkan aku tersedar.

"Saya tanya awak dulu kan! Awak jawab je lah! Jangan nak ubah topik boleh tak?" Bentakku sudah hilang sabar kerana terasa seolah sedang dipermainkan.

Dia agak terkejut dengan nada ku yang tinggi itu. Namun dia tidak marah. Yang menghairankan ku lagi, dia cuma tersenyum.

"Abang kahwin dengan Zahrah sebab Allah," ujarnya ringkas tetapi seakan penuh makna.

"Awak, dari dulu sampai sekarang itu je yang awak kata. I need your explanations! Please, I need to know the truth. Stop fooling around with God's name, boleh tak? Kalau awak nak menarik perhatian saya dengan jawapan awak tu, fine! You've made it! Saya tertarik bila dengar awak cakap macam tu. Tapi, sekarang please lah! Since, kita memang dah sah jadi husband and wife, I need to know why. And by saying that, I mean, explanation. saya tak nak hidup dalam kekeliruan. Hidup dalam sangkaan yang awak kahwin dengan saya sebab saya ni last choice.I'm tired of being the person who people i'll turn to bila diorang tengah lonely. Bila diorang dah tak ada tempat lain untuk mengadu, untuk berseronok, untuk bergelak tawa, baru diorang nak cari saya. Saya penat diperlakukan sebegitu. Awak faham?" jawabku panjang dan keras.

Ku palingkan mukaku darinya. Entah kenapa aku begitu takut untuk berkata kasar tepat pada wajahnya. Entah kenapa secara automatik aku berkata begitu tanpa ada sedikit pun keberanian memandang mukanya.
Sekali lagi, dia mengalihkan wajahku tepat memandang wajahnya. Senyuman nipis terukir di bibirnya. Tiada langsung bara kemarahan yang dapat dilihat dalam irisnya.

"Abang kahwin dengan Zahrah cuma ada satu sebab. Tak lebih, cuma satu. Orang lain, mungkin ada banyak sebab tapi bagi Abang, cukuplah satu sebab Abang. Abang kahwin dengan Zahrah bukan sebab Zahrah cantik. Abang akui, Zahrah memang cantik. Tapi, jujur Abang katakan kalau Abang nak cari yang lebih cantik, Abang boleh. Tu langsung tak menjadi masalah. Abang tak kahwin dengan Zahrah sebab Zahrah bijak. Buat apa Abang kahwin dengan orang yang bijak yang satu hari nanti berkemungkinan besar akan pijak kepala Abang? Abang tak kahwin dengan Zahrah sebab kemewahan. Tidak Zahrah, tidak sama sekali. Kalau mahukan kemewahan, segalanya Abang dah ada. Rumah.. Kereta... Walaupun tidaklah sebagus dan semahal mana, tapi sekurang-kurangnya Abang ada..." balasnya lembut penuh hikmah dengan makna yang amat mendalam.

Kata-katanya lagi sekali membuatkan flood gate ku mula penuh hanya menanti masa untuk dirembeskan. Aku benar-benar kaget mendengar ucapannya. Seketul organ yang aku bawa selama ini, yang aku jaga daripada dipermainkan oleh mana-mana insan yang bergelar lelaki bagaikan ditusuk dan dirobek-robek halus oleh kata-katanya. Sinis sungguh arjuna ini! Mentang-mentang aku sudah sah menjadi isteri, boleh pula dia suka-suka hati cakap macam tu kat aku. Indah khabar dari rupa sungguh! Mahu sahaja aku tampar mukanya. Namun, entah kenapa badanku terus diam kaku. Seakan-akan masih menanti kata-kata yang bakal keluar dari bibirnya.

"Zahrah nak tahu kenapa Abang kahwin dengan Zahrah? Jawapan Abang memang takkan berubah, sayang. Tidak kiralah macam mana pun Zahrah tanya Abang, jawapan Abang tetap sama. Abang kahwin dengan Zahrah kerana Allah. Allah yang menentukan jodoh kita. Rusuk Abang, ada pada Zahrah. Jadi, siapa yang dapat melindungi hati Abang melainkan Zahrah? Mungkin Zahrah fikir kita tidak secocok. Tapi, ini semua perancangan-Nya, Zahrah. Kecantikan Zahrah, kebijaksanaan Zahrah, kemewahan Zahrah, itu semua tidak menarik Abang kepada Zahrah. Apa yang menarik Abang pada Zahrah adalah Allah. Segalanya telah Allah tentukan. Bila kita lahir, bila kita meninggal, siapa jodoh kita, berapa banyak rezeki kita, semua itu Allah telah tetapkan, sayang," tutur suamiku ikhlas.

Sekali lagi, kata-katanya menusuk kalbuku. Kali ini, air mataku tidak dapat dibendung lagi. Tersedu sedan aku menangis mendengar kata-katanya. Terus dipeluknya aku erat. Saat ini, aku terasa nyaman. Selamat sungguh aku rasa dalam pelukannya. Biarpun tangisan ku semakin menjadi-jadi, tapi hatiku seolah-olah mendapat satu ketenangan yang tidak dapat aku ungkapkan.

"Apa yang boleh Abang katakan, Abang tidak mungkin akan mengungkapkan kata-kata seperti orang lain. Bermanis mulut mengatakan isterinya begini begitu, menjawab persoalan mengapa dia mencintai isterinya dengan memberikan pelbagai perumpamaan. Abang tidak mampu melakukan semua itu. Tapi, kalau itu yang Zahrah mahu, Abang usahakan. Dengan izin-Nya, insya-Allah, Abang cuba. Tapi, tolong jangan terus menerus mempersoalkan ini dan itu. Ini semua kehendak Yang Maha Esa, sayang. Kita Muslim, kepercayaan kepada Allah adalah asas. Itu tonggak kebahagiaan kita dunia akhirat. Abang harap, Zahrah faham. Kita hidup atas dunia ni sementara," pujuknya tatkala melihat aku mulai menangis.

"Ta....tapi..... Abang tak kenal pun Zahrah... Abang tak pernah tahu pun hati budi Zahrah," aku cuba menduganya dalam sedu-sedan.

"Sekarang pun, kita boleh kenal antara satu sama lain kan? kita dah jadi suami isteri, lebih mudahlah Abang nak kenal isteri Abang, tak gitu?"

"Ta....tapi..... Abang tak tahu siapa Zahrah. Zahrah ni jahat. Abang baik. A..." aku masih ingin menduganya. Aku mahu dia tahu aku bukanlah sebaik dirinya. Aku tidak setaraf dengannya.

Dilekapkan jari telunjuknya ke bibirku. "Tiada siapa yang boleh menentukan kebaikan seseorang melainkan Allah, sayang. Tiada seorang pun. Hanya Allah yang selayaknya untuk memutuskan siapa yang baik, siapa yang tidak."

Kualihkan jari runcingnya dari bibirku, lantas ku pandang wajahnya. Memang benar kata orang, memang sejuk mata memandangnya. Dia masih kelihatan begitu tenang biarpun aku sudah mengasarinya. Hebat sungguh arjuna ini mengawal emosinya. Aku mengerti jika dia marah. Sudahlah baru sahaja selesai resepsi, penat masih belum hilang, tak semena-mena isterinya pula buat hal. Kagum sungguh aku dengan lelaki yang telah selamat menjadi suamiku.

"Abang, Zahrah minta maaf. Zahrah tak bermaksud nak berkasar dengan Abang. Tapi, bila ada yang mempersoalkan sebab kita berkahwin, Zahrah jadi keliru. Sungguh..." ujarku terketar-ketar dalam tangisan.

Suamiku hanya mendiamkan diri. Dibelainya aku perlahan dengan harapan dapat menenangkan aku.
"Abang sendiri tahu, Zahrah tidaklah secantik mana, tidaklah sebijak mana. Mahu dibanding dengan gadis yang pernah Abang temui, mungkin Zahrah tidak langsung setaraf dengan mereka. Lagi-lagi kita tidak pernah keluar bersama. Alih-alih, kita nikah. Mestilah timbul curiga dalam hati orang" terangku satu persatu.

"Zahrah, sudahlah tu. Abang faham Zahrah inginkan penjelasan. Memang Zahrah berhak tahu kenapa abang berkahwin dengan Zahrah. Im marrying you because of Allah and the answer will remain the same forever. Zahrah percayakan Abang?" Soalnya ingin tahu isi hatiku.

Aku mengangguk tanda setuju.  Tidak ada lagi kalimah yang bisa kususun melainkan ucapan puji bagi Ilahi. Terima kasih, Ya Rabb kerana mempertemukan aku dengannya. Terima kasih, Azza wa Jalla kerana kau mempertemukan aku dengan seorang lelaki yang bisa mendekatkanku dengan-Mu. Terima kasih, Ya Allah!


By:Ayong Izzah II...^_^

Ahad, 6 November 2011

GELAGAT MANUSIA ZAMAN INI...(hmmm)

Walaupun “KUBUR LAIN-LAIN, DOSA LAIN-LAIN, SEKSA NERAKA LAIN-LAIN”
tapi, INGATLAH :

✿ܓ yang memandikan jenazah kamu “ORANG LAIN”
✿ܓ yang sembahyang jenazah kamu “ORANG LAIN”
... ✿ܓ yang mengkafankan jenazah kamu “ORANG LAIN”
✿ܓ yang mengkebumikan jenazah kamu “ORANG LAIN”
✿ܓ yang membacakan yasiin untuk kamu “ORANG LAIN”
✿ܓ yang bersedih diatas kematian kamu juga melibatkan “ORANG LAIN”

>>> Individu yang berkata begitu sebenarnya amat cintakan dunia dan TAKUT mati..ingatlah setiap yang bernyawa pasti akan merasai MATI..jadi jangan menyusahkan “YANG LAIN” dengan perangai kamu yang “TIDAK DISENANGI ALLAH dan MAKHLUKNYA” (✿◠‿◠)



renung-renungkanlah sahabat2ku sekalian..bila di padang mahsyar nanti kita tidak akan mngendahkan orang di sekeliling kita termasuklah sanak saudara kita...

Sabtu, 5 November 2011

LELAKI IDAMAN WANITA


 LELAKI IDAMAN WANITA


Lelaki idaman saya adalah seorang lelaki yang beriman 
Yang hatinya disalut rasa takwa kepada Allah 
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam 
Yang sentiasa haus dengan ilmu 
Yang sentiasa dahaga akan pahala 
Yang solatnya adalah maruah dirinya 
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar 
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu 
Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan Allah 


                                            

SAJAK UNTUK MUSLIMAH..


·Seorang gadis itu
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,
lentur hati ... telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya, dalamnya ada air,
sehangat cinta, sejernih suka, sedalam duka,
ceritera hidupnya ..



(nukilan dari sahabat ana...Hafizul Kalmullah)..^___^

MANUSIA BERHADAPAN DENGAN ENAM PERSIMPANGAN




Abu Bakar r.a. berkata, " Sesungguhnya iblis berdiri di depanmu, jiwa di sebelah kananmu, nafsu di sebelah kirimu, dunia di sebelah belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah di atasmu. 


1. Sementara iblis terkutuk mengajakmu meninggalkan agama
2. Jiwa mengajakmu ke arah maksiat
3. Nafsu mengajakmu memenuhi syahwat
4. Dunia mengajakmu supaya memilihnya dari akhirat 
5. Anggota tubuh menagajakmu melakukan dosa
6. Tuhan mengajakmu masuk Syurga serta mendapat keampunan-Nya

EMPAT PESANAN KHUSUS UNTUK WANITA



1. Jaga solat pada awal waktu.
Kalau datang haid sekalipun jika tidak dapat solat, kena duduk atas tikar sembahyang supaya anak tidak lihat kita meninggal solat.

2. Hidupkan Bacaan Hadis Nabi saw di rumah dengan keluarga.
Dianjur baca Hadis Fadhilat Amal. Ini amalan sahabiah zaman Nabi saw sehingga dari rumah kita keluar anak-anak yg soleh yg mendoakan kesejahteraan kedua ibubapa dunia/akhirat.

3. Baca Al Quran setiap hari walaupun hanya 8 ayat.
Kalau tak mampu nak baca kerana terlalu sibuk, cukup dengan mencium Al Quran dan muhasabah 'Ya Allah, apa dosa saya hingga saya tak dapat nak baca kitab Mu pada hari ini."

4. Mendidik anak secara Islam.
Mengajar anak-anak dari kecil bermula dengan doa-doa masnun. Iaitu doa seharian Nabi saw..

Duhai bidadari...
jangan dibangga dengan ilmu duniawi yang kau kuasai, 
Kerana ada lagi manusia yang lebih berpengetahuan darimu, 
Wahai wanita… jangan pula berdukacita atas kekurangan dirimu, 
Kerana ada lagi insan yang lebih malang darimu, 
Wahai wanita solehah… jangan dirisau akan jodohmu, 
Kerana muslimin yang bijaksana itu tidak akan terpaut pada wanita hanya kerana kecantikan parasnya, 
Bersyukurlah atas apa yg ada… 
Serta berusaha demi keluarga, bangsa, dan agama, 
Salam perjuangan untuk sahabatku semua..

TAZKIRAH BERSAMA(2)^___^


5 SEBAB HATI JADI BERCAHAYA


Lima Sebab hati Menjadi Bercahaya Kesedihan bisa mempengaruhi suasana hati. Sementara hati akan menjadi pekat kalau selalu dirundung kesedihan karena meratapi hilangnya dunia. Namun sebaliknya, kalau kesedihan itu karena meratapi sesuatu yang hilang dari urusan ukhrowi akan menyebabkan hati menjadi tenang dan tenteram.


Maka ketahuilah, bahwa : 


Pertama, hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas habisnya umur yang sia-sia tanpa amal yang bermanfaat.
jangan lokek ilmu yang kita ada..^_^


Kedua, hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas maksiat yang tela dikerjakan, sehingga hati menjadi takut kalau hal itu akan menghalangi diri dari masuk surga Allah.


Ketiga, hati akan bersinar dengan kesedihan karena menyesal atas tindakan menyia-nyiakan hukum Allah den

TAZKIRAH BERSAMA..^___^

KEWAJIPAN MENUTUP AURAT BAGI WANITA DALAM PANDANGAN PARA IMAM MAZHAB...


''Asalkan tutup kepala dah ok.''
aku pakai baju longgar kira bagus la ni,tutup aurat jugak..''
''panas kalau tertutup semua ni..hish!''


hmm...antum dah baca dialog diatas??
itulah jawapan segelintir wanita yang ditanya oleh ana..wajipkah menutup aurat??itu persoalan yang sentiasa meniti di bibir remaja wanita sekarang..
Definisi aurat ialah diambil dari perkataan bahasa arab yang beerti keaiban..dalam istilah feqah pula aurat diertikan sebagai bahagian tubuh badan seseorang yang wajib ditutup atau dilindungi dari pandangan.Didalam hukum islam terdapat beberapa keadaan dimana seorang islam dibenarkan membuka aurat yakni hanya pada orang-orang tertentu sahaja..
mari kita sama-sama membaca kemudian beramal dengan pandangan empat mazhab para imam..


PERTAMA;MAZHAB HANAFI..


Dalam kitab Al-Ikhtiyar,salah satu kitab mazhab hanafi disebutkan bahawa tidak dibolehkan melihat wanita lain kecuali wajah dan tapak tangannya jika tidak dikhuatiri timbul syahwat.Diriwatkan dari Abu Hanifah bahawa beliau menambahkan dengan kaki kerana pada yang demikian itu ada darurat untuk mengambil dan memberi serta untuk tujuan bagi mengenali wajahnya ketika urusan muamalah dengan orang lain untuk menegakkan kehidupan dan keperluannya kerana tidak adanya orang yang melaksanakan sebab-sebab kehidupan.Beliau berkata sebagai dasarnya ialah firman Allah S.W.T:
''Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa nampak daripadanya.''
(surah an-nur:31)
Para sahabat berpendapat bahawa yang dimaksudkan ayat tersebut ialah celak dan cincin iaitu tempatnya (bahagian tubuh yang menempatkan celak dan cincin)..Adapun kaki maka diriwayatkan bahawa ia bukanlah aurat secara mutlak kerana bahagian kaki ini diperlukan untuk berjalan..


KEDUA:MAZHAB MALIKI..


Dalam satu penjelasan ringkas menerusi karya daripada Ad-Dardir yang berjudul Aqrabul Masalik Ilaa Malik disebutkan bahawa aurat wanita merdeka terhadap lelaki asing yakni yang bukan mahramnya ialah kesuluruhan tubuh melainkan wajah dan telapak tangan..
As-Shawai telah mengulas pendapat tersebut dengan berkata bahawa adalah boleh dilihat baik di bahagian luar mahupun bahagian dalam (tangan itu) tanpa maksud berlazat-lazat(naik syahwat) dan merasainya.jika ia berasa demikian (naik syahwat) hukumnya adalah haram.


KETIGA:MAZHAB SYAFIE..


Asy-Syirazi salah seorang ulama' Syafi'iyah merupakan pengarang kitab Al-Muhadzab mengatakan bahawa wanita merdeka seluruh tubuhnya adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan.Imam Nawawi pula berkata sehingga pergelangan tangan berdasarkan firman Allah S.W.T,''Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa nampak daripadanya..''
Dusamping itu Rasulullah S.A.W melarang wanita yang sedang berihram mengenakan sarung tangan dan purdah.seandainya wajah dan telapak tangan itu aurat,nescaya baginda tidak akan melarang sedemikian.Selain itu juga,kerana dorongan keperluan untuk menampakkan tangan untuk mengambil dan memberikan sesuatu.oleh itu,wajah dan tangan tidak dianggap aurat.


KEMPAT:MAZHAB HAMBALI..


dalam mazhab imam hambali kita dapati Ibnu Qudamah mengatakan didalam kitabnya Al-Mughni sebagai berikut:tidak diperselisihkan dalam mazhab tentang bolehnya wanita membuka wajahnya ketika solat dan dia tidak boleh membuka selain wajah dan telapak tangannya.
Manakal mengenai telapak tangan ini,ada dua riwayat para ahli ilmu berbeza pendapat tetapi kebanyakannya sepakat bahawa boleh melakukan solat dengan wajah terbuka.mereka juga sepakat bahawa setiap dari kaum wanita yang merdeka itu harus mengenakan tutup kepalanya jika melakukan solat dan jika dia melakukan solat dalam keadaan seluruh kepalanya terbuka maka dia wajib mengulanginya.
Imam Abu Hanifah berkata bahawa kaki itu bukan aurat.kerana kedua kaki itu sememangnya biasa nampak.kerana itu ia adalah sama seperti wajah.
Imam Malik,Al-Auzai' dan Imam Syafie berkata bahawa seluruh tubuh wanita itu adalah aurat kecuali muka dan telapak tangannya.
Sebahagian pendapat lagi mengatakan bahawa wanita itu seluruhnya adalah aurat kerana diriwayatkan dari Rasulullah S.A.W bahawa wanita itu aurat.Ini menurut hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan beliau berkata bahawa ia hadis hasan lagi sahih.tetapi baginda Rasulullah S.A.W memberi keringanan untuk membuka wajah dan telapak tangan kerana jika ditutup maka ia akan menimbulkan kesulitan..''


WALLAHUA'LAM..


''yang tertutup itu lagi menawan wahai puteriku...siapa kata islam itu susah??
jangan dijadikan sebarang alasan kerana apa yang ditetapkan oleh Allah adalah jaminan menjadi penghulu syurga..^__^..


MA'ASSALAMAH..